Baterai Mi-Fi Smartfren Andromax M3Z Tahan Hingga 15 Jam

Smartfren resmi memperkenalkan produk Mi-Fi terbarunya, Andromax M3Y dan M3Z. Sama seperti pendahulunya, M2S, keduanya sudah mendukung teknologi 4G LTE Cat 4, yang secara teori bisa mencapai kecepatan hingga 150 Mbps.

Kelebihan kedua Mi-Fi baru tersebut bila dibandingkan M2S terletak pada baterai yang digunakan. Pada M3Y dan M3Z terpasang baterai 3.000 mAh yang diklaim membuat keduanya bisa digunakan tanpa henti selama 15 jam. M2S hanya memakai baterai berkapasitas 2.000 mAh.

Cara Isi Kuota Andromax M3Z via https://www.termudah.com
Keduanya ditenagai oleh Qualcomm MDM 9307, sebuah cip khusus modem yang rendah daya. Mereka juga sam-sama memiliki slot microSD hingga 32 GB yang bisa dijadikan memori penyimpanan nirkabel, dan kemampuan untuk terhubung dengan 32 perangkat bersamaan.

Selain itu mereka juga memiliki tombol WPS yang membuat pemilik modem bisa mengizinkan perangkat lain untuk terhubung tanpa harus memasukkan kata sandi. Fitur ini sempat digunakan juga oleh M2Y dan M2P, namun tak terdapat pada modem M2S.

Saat ini Mi-Fi Andromax M3Y dan M3Z baru tersedia secara terbatas di beberapa toko ritel dan, tentunya, Galeri Smartfren.

"Kami lebih mengutamakan para mitra distributor, dan juga baru mendistribusikannya mulai pekan ini, jadi belum tersedia di seluruh toko dan galeri," jelas Sukaca.

Kedua produk tersebut sama-sama dibanderol Rp299 ribu. Hingga Desember 2016, Smartfren mengadakan promo dengan menambahkan bonus kuota data 30GB yang berlaku selama 30 hari, namun hanya untuk pelanggan yang mengaktifkan nomor baru.

Perlu diperhatikan juga bahwa cara isi ulang kuota andromax m3z tersebut dibagi menjadi dua, yaitu 18GB data yang dapat diakumulasikan serta 12GB data yang bakal hangus jika tidak habis dalam 30 hari.

Terus ajak pelanggan beralih ke 4G

Peluncuran dua modem baru ini, walau hanya membawa sedikit perubahan dibandingkan versi sebelumnya, merupakan bagian dari upaya Smartfren untuk terus mengajak pelanggan beralih kepada gawai berteknologi 4G.

Hal itu sejalan dengan kampanye #4GinAja yang sudah dimulai sejak Juni lalu.

Derrick Surya, VP Brand and Marcomm Smartfren mengatakan dari total 10 juta pengguna Smartfren, sudah 40 persen bermigrasi ke 4G LTE. Sebanyak 80 persen pelanggan juga sudah menggunakan gawai yang mendukung jaringan CDMA all band, sementara 20 persennya masih ada yang menggunakan ponsel fitur.

Derrick meyakini proses migrasi para pelanggan ke teknologi 4G akan selesai pada akhir tahun ini.

Seperti diketahui, Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat masih dipimpin Tifatul Sembiring, memutuskan agar Smartfren mengikuti tata ulang frekuensi 850 MHz serta pindah dari frekuensi 1.900 Mhz. Sebagai kompensasi perpindahan tersebut, Smartfren mendapatkan alokasi frekuensi sebesar 30 MHz pada frekuensi 2.300 Mhz, yang dipakai untuk menggelar layanan 4G LTE.

Untuk membujuk para pelanggan mengganti gawai mereka dengan gawai yang sudah berteknologi 4G, Smartfren gencar melakukan promosi, seperti tukar tambah gawai dengan harga terjangkau.

"Kami juga sudah menghadirkan beragam perangkat yang support 4G dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan kalau pelanggan mau handset yang mahal sekalipun seperti Samsung S7, layanan 4G Smartfren sudah bisa dipakai di smartphone global lainnya," kata Derrick kepada Selular.id.

Direktur Utama Smartfren Merza Fachys menambahkan bahwa jaringan 4G LTE sudah beroperasi penuh di beberapa kota di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.

Sementara untuk Pulau Jawa Merza menyatakan proses migrasi ke jaringan 4G LTE ditargetkan selesai pada September 2016.

Sumber: https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/baterai-dua-mi-fi-terbaru-smartfren-tahan-15-jam

Komentar

Postingan Populer